5 Tips Memperbaiki Hubungan dengan Mertua Agar Tidak Terjadi Pertengkaran - Problem Hidup

Friday, November 2, 2018

5 Tips Memperbaiki Hubungan dengan Mertua Agar Tidak Terjadi Pertengkaran


Menjaga keharmonisan dalam rumah tangga, tidak hanya dengan pasangan atau anak saja. Namun, yang tak kalah penting adalah dengan orang tua dan keluarga pasangan. Seringkali kehidupan rumah tangga seseorang berantakan karena masalah dengan mertua. Jangan sampai hal ini terjadi pada kehidupan rumah tangga Anda. Apalagi, bagi Anda yang masih tinggal satu atap dengan mertua. Pertikaian kecil hingga besar dapat mengancam kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan. Menjaga keharmonisan dengan keluarga pasangan juga sangat perlu dilakukan. Bagaimana caranya? Nah, berikut ini 5 tips berdamai dengan mertua yang sering kali memicu pertengkaran.

1.    Jalin Komunikasi dengan Baik

Komunikasi merupakan hal yang paling penting dalam segala hal, termasuk dalam menjaga keharmonisan dengan mertua. Jaga komunikasi Anda dengan mertua, pastikan tidak melakukan hal-hal yang dapat menyakiti perasaan mereka. Meskipun Anda dan pasangan sudah memiliki kehidupan rumah tangga sendiri, tidak ada salahnya menerima saran-saran yang diberikan mertua tentang kehidupan berumah tangga.

Jangan abaikan nasihat mertua Anda atau menganggap mereka mencampuri kehidupan rumah tangga Anda dan pasangan. Justru Anda bisa meminta saran mereka sebagai orang yang sudah berpengalaman dalam membangun rumah tangga. Menjalin komunikasi yang baik dengan mertua, bisa membantu Anda menciptakan kehidupan rumah tangga yang damai dan harmonis.

2.    Pastikan Tidak “Meminta-Minta” Pada Mertua

Meskipun setelah menikah Anda tinggal bersama mertua, bukan berarti bisa seenaknya pada mereka. Apalagi masih meminta-minta pada mertua, khususnya berhubungan dengan finansial. Sebagai menantu, Anda dan pasangan tentu harus bertanggungjawab sendiri memenuhi kehidupan rumah tangga, tanpa harus bergantung pada mertua.

Daripada meminta-minta yang berpotensi menimbulkan pertengkaran, akan lebih baik jika Anda ikut bertanggung jawab untuk kesejahteraan mertua. Anda bisa memberikan sesuatu yang bisa membuat mereka bahagia, meskipun pada dasarnya mertua tidak meminta pada Anda atau anaknya sendiri. Namun, hal ini bisa mendukung terjalinnya hubungan yang baik dengan keluarga mertua.

3.    Perbanyak Waktu Bersama Keluarga

Jangan sampai mertua menganggap Anda sebagai orang yang memisahkan kedekatan anaknya setelah menikah. Meskipun Anda dan pasangan sudah memiliki keluarga sendiri, tapi jangan lupa untuk tetap berkumpul bersama mertua maupun orangtua Anda sendiri. Jangan biarkan kesibukan rumah tangga Anda, membuat seakan-akan mertua dan orangtua dilupakan.

Rencanakan waktu yang tepat untuk berkumpul dengan keluarga Anda dan pasangan, misalnya dengan makan malam bersama. Hal ini bisa lebih mempererat hubungan kekeluargaan dan menciptakan keharmonisan. Anda dan pasangan juga bisa melakukan kegiatan positif bersama, seperti  rekreasi di akhir bulan. Hal ini untuk membuat mertua merasa dicintai.

4.    Lakukan Hal-Hal yang Disukai Mertua

Mertua tentu menginginkan menantu idaman sesuai yang diinginkan. Oleh sebab itu, Anda perlu mengetahui hal-hal tentang mertua Anda. Tanyakan pada pasangan, hal-hal apa saja yang disukai orangtuanya. Sehingga Anda bisa memberikan yang terbaik untuk mertua. Hal ini bisa dijadikan langkah untuk memiliki hubungan yang harmonis dan damai bebas pertengkaran dengan mertua.

Semakin tua usia seseorang, terkadang tingkah lakunya justru semakin kekanak-kanakan. Ini bisa juga terjadi pada mertua Anda yang sudah lanjut usia. Mereka lebih sensitif, mudah tersinggung, dan menginginkan keinginannya terpenuhi. Anda bisa memanfaatkan moment ini untuk mengabulkan keinginan mereka.

5.    Berikan Kebebasan Pasangan untuk Orangtuanya

Terakhir yaitu dengan memberikan kebebasan waktu pada pasangan Anda untuk melakukan hal-hal tertentu dengan orangtuanya. Meskipun Anda dan pasangan sudah memiliki kehidupan rumah tangga sendiri, namun ada kalanya pasangan juga membutuhkan moment khusus bersama orangtuanya.

Jika mertua meminta pasangan Anda menemaninya ke suatu tempat, izinkan dan jangan melarangnya. Jangan cemburu, apabila pasangan memberikan perhatian pada orangtuanya. Ini bukan berarti bahwa pasangan Anda lebih memilih orangtuanya daripada Anda. Hal ini merupakan bentuk bakti anak pada orangtua.

Pastikan tidak melakukan hal-hal yang bisa memicu pertengkaran dengan mertua. Lebih baik mengalah sampil mencari solusi terbaik, saat terjadi perselisihan dengan mertua. Hal ini juga demi kebaikan kehidupan rumah tangga Anda. Demikianlah 5 tips berdamai dengan mertua untuk menghindari pertengkaran yang bisa memicu keretakan rumah tangga Anda dan pasangan. Semoga bisa membuat kehidupan rumah tangga Anda dan mertua semakin harmonis. 

Disqus comments