Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Baik dan Benar Agar Diterima HRD - Problem Hidup

Tuesday, December 4, 2018

Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Yang Baik dan Benar Agar Diterima HRD

Cara membuat surat lamaran kerja
gambar:pixabay.com/geralt


Surat lamaran kerja merupakan salah satu dokumen penting yang perlu Anda siapkan sebelum melamar pekerjaan. Sebelum melamar kerja, pastikan Anda tahu cara membuat surat lamaran kerja sesuai dengan kebutuhan. Agar surat lamaran kerja yang Anda buat, dilirik HRD dan tidak berakhir diantara tumpukan sampah surat lainnya. Pastikan Anda membuatnya dengan baik, benar, dan menarik.

Dalam membuat surat lamaran kerja, Anda tak cukup hanya menyiapkan satu lembar dokumen saja. Namun, perlu Anda siapkan beberapa dokumen lain yang mendukung surat lamaran kerja yang Anda buat. Mulai dari CV (Curriculum Vitae), dokumen pendukung, dan yang tidak kalah penting adalah cover letter atau surat lamaran kerja itu sendiri. Simak penjelasan lebih lanjut berikut ini!


Cara Membuat Surat Lamaran Kerja

Ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan untuk membuat surat lamaran kerja, diantaranya:

1. Buat Cover Letter 

Ini menjadi hal yang penting, namun sering diabaikan para pelamar kerja. Cover letter diibaratkan sebagai surat pengantar kepada HRD sebelum mereka melihat CV dan dokumen yang Anda kirim. Mengirim surat lamaran kerja melalui e-mail maupun hard-copy langsung ke perusahaan, cover letter memiliki peran yang sangat penting.

Jika Anda mengirimkan surat lamaran kerja melalui e-mail, jangan biarkan badan email kosong. Gunakan badan e-mail untuk menyapa penerima pesan Anda dengan santun, kecuali memang ada syarat yang meminta Anda untuk membiarkan badan email kosong. Namun, jika tidak ada syarat demikian pastikan untuk mengisi badan email dalam pesan Anda.

Dalam melamar pekerjaan, gunakan badan email untuk menuliskan cover letter. Cukup membuat cover letter 3 - 4 paragraf saja. Hal ini juga berlaku jika Anda mengirimkan surat lamaran pekerjaan secara hard-copy. Namun, jika Anda secara langsung mengirimkan surat lamaran kerja ke perusahaan, Anda bisa membuat cover letter dalam satu halaman yang diletakkan sebelum CV.

Bagaimana cara membuat cover letter atau surat lamaran kerja?

Caranya:

  • Tuliskan tempat dan tanggal pembuatan surat lamaran kerja sesuai yang Anda buat.
  • Buat intro yang berisi penerima email. Jika Anda tahu nama HRD perusahaan yang ingin Anda lamar, cantumkan nama HRD disertai dengan sapaan, misal Ibu/Bapak. Jika Anda tidak tahu nama HRD, Anda cukup mencantumkan nama perusahaannya dan alamat.
  • Jelaskan secara singkat darimana Anda memperoleh informasi lowongan pekerjaan di perusahaan tersebut. Apakah dari iklan internet, brosur, atau rekomendasi teman Anda.
  • Jelaskan secara singkat pendidikan atau keahlian yang Anda miliki dan sesuai dengan lowongan yang Anda lamar. Pastikan tidak memberikan penjelasan panjang lebar seperti yang Anda jelaskan dalam lampiran CV yang Anda buat.
  • Berikan penjelasan dalam 1 - 2 kalimat alasan mengapa Anda pantas mengisi lowongan pekerjaan tersebut. Sampaikan dengan kalimat yang santun dan realistis, sehingga tidak terkesan menyombongkan diri. 
  • Di bagian penutup, cantumkan keterangan dokumen yang Anda lampirkan dan jangan lupa ucapkan terima kasih serta harapan respon yang positif dari perusahaan. 
Pastikan membuat cover letter yang jelas dan tidak bertele-tele. Jangan mengulang informasi yang sudah Anda cantumkan dalam CV. Hal ini berlaku untuk semua jenis pekerjaan yang Anda lamar.


2. Siapkan CV (Curriculum Vitae)

Setelah Anda membuat surat lamaran kerja, selanjutnya siapkan CV untuk mendukung surat Anda. Jika Anda berhasil membuat HRD melirik surat lamaran kerja Anda, pastikan Anda menyiapkan CV yang menarik agar tidak mengecewakan. 


Bagaimana cara membuat CV yang menarik?

Caranya:

  • Tuliskan informasi pokok data diri Anda, mulai dari Nama Lengkap, Alamat, Nomor Telepon, Alamat Email, dan lainnya. Pastikan mencantumkan informasi yang penting-penting saja. 
  • Cantumkan pendidikan terakhir. Kebanyakan orang akan mencantumkan riwayat pendidikan mulai dari TK hingga pendidikan terakhir yang dijalani secara mendetail. Informasi riwayat pendidikan yang lama tidaklah terlalu penting. Anda cukup mencantumkan nama sekolah dan tahun lulus jika ingin mencantumkannya. Yang terpenting adalah informasi pendidikan terakhir secara lengkap. Cantumkan apa pendidikan terakhir Anda, nama sekolah atau perguruan tinggi/universitas, tahun lulus, hingga jurusan.
  • Cantumkan personalitas. Cantumkan secara singkat gambaran tentang diri Anda. Buat HRD yakin bahwa Anda memiliki personalitas yang positif.
  • Keterampilan Kerja. Tuliskan keterampilan kerja yang Anda miliki untuk menjadi nilai tambah. 
  • Prestasi. Jika Anda memiliki prestasi yang berhubungan dengan pekerjaan yang Anda lamar, cantumkan prestasi yang pernah Anda raih.
  • Pengalaman kerja. Tuliskan riwayat pengalaman kerja atau proyek yang pernah Anda jalani.
  • Informasi Lain. Anda juga bisa mencantumkan informasi tambahan seperti hobi atau hal-hal yang Anda minati yang masih berhubungan dengan lowongan yang Anda lamar. 

3. Siapkan Dokumen Pendukung

Terakhir, siapkan dokumen penting lainnya untuk mendukung surat lamaran kerja yang akan Anda kirimkan. Dokumen pendukung ini bisa berupa Pastofo resmi, Scan atau Foto KTP, Ijazah Pedidikan terakhir, dan dokumen lain seperti piagam prestasi atau surat pengalaman kerja sebelumnya. Cek kembali, dokumen apa sajakah yang dibutuhkan perusahaan sebagai syarat melamar kerja. Jika sudah sesuai, Anda bisa langsung mengirimkan surat lamaran kerja ke perusahaan yang Anda inginkan.

Pastikan mengirimkan surat lamaran kerja di jam kerja ya, sehingga surat lamaran kerja yang Anda kirimkan bisa direspon secara cepat. 



Tips Menyusun Dokumen Lamaran Pekerjaan yang Tepat

Agar surat lamaran kerja, CV, dan dokumen yang Anda buat tepat dan menarik HRD, Anda bisa mengikuti beberapa tips menyusun dokumen lamaran kerja yang tepat sebagai berikut:

1. Lakukan Job Research Terlebih Dahulu

Sebelum Anda membuat surat lamaran kerja, pastikan Anda melakukan job research sederhana terlebih dahulu. Cari tahu bagaimana karakteristik perusahaan yang Anda lamar. Anda bisa mendapatkan informasi melalui internet maupun bertanya pada teman-teman Anda yang pernah bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini berguna dalam menyusun surat lamaran kerja dan CV agar sesuai dengan karakteristik perusahaan.


2. Cantumkan Informasi Diri secara Jelas 

Data diri yang Anda buat dalam bentuk CV akan dijadikan HRD untuk menilai siapa diri Anda dan bagaimana Anda bisa memberikan kemajuan pada perusahaan. Oleh sebab itu, pastikan CV yang Anda buat tidak membingungkan HRD. Buat secara singkat, namun bisa menjelaskan siapa diri Anda sesungguhnya.


3. Buat CV yang Menarik

Saat ini sudah banya software atau aplikasi yang membantu Anda membuat CV yang menarik. Anda bisa memanfaatkan software tersebut untuk membuat CV menarik. CV yang menarik bisa menarik HRD untuk membaca CV Anda. Sehingga memberikan peluang yang lebih besar untuk direkrut perusahaan. Sayang sekali jika Anda memiliki prestasi dan keahlian luar biasa, namun tidak dilirik HRD hanya karena CV Anda kurang menarik.


Siap melamar kerja sesuai yang Anda inginkan? Pastikan Anda mengerti cara membuat surat lamaran kerja dan menyiapkan semua dokumen persyaratan secara lengkap. Jangan lupa cek kembali surat lamaran kerja dan CV yang telah Anda buat. Jangan sampai ada kesalahan dalam penulisan.

Semoga bermanfaat.


Disqus comments